Tomohon – Wali Kota Tomohon bersama jajaran DPRD Kota Tomohon menghadiri Forum Perkotaan Berkelanjutan ASEAN 2025 yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia. Kehadiran delegasi Tomohon ini menjadi langkah penting dalam memperluas jaringan kerja sama internasional di bidang pembangunan kota yang ramah lingkungan, inklusif, dan berkelanjutan.
Acara ini diikuti oleh perwakilan kota-kota besar di kawasan ASEAN, organisasi internasional, akademisi, serta pelaku sektor swasta yang fokus pada isu perkotaan.
Ajang Pertukaran Gagasan dan Praktik Terbaik
Forum ini membahas berbagai isu strategis, mulai dari pengelolaan transportasi publik, pengendalian polusi, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan teknologi pintar untuk tata kelola kota.
Wali Kota Tomohon dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tomohon tengah berupaya mewujudkan konsep “Smart and Green City” yang mengintegrasikan kemajuan teknologi dengan pelestarian lingkungan.
“Partisipasi kami di forum ini adalah kesempatan untuk belajar dari pengalaman kota lain di ASEAN, sekaligus mempromosikan potensi Tomohon di tingkat regional,” ujarnya.

Baca juga: Ini Bentuk Dukungan Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon Saat TIFF 2025
Dukungan DPRD untuk Program Berkelanjutan
Ketua DPRD Kota Tomohon yang turut hadir menegaskan bahwa forum ini memberi wawasan penting bagi perumusan kebijakan daerah. Menurutnya, pembangunan berkelanjutan memerlukan dukungan regulasi yang kuat dan sinergi antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat.
“Kami siap mendukung kebijakan yang berpihak pada lingkungan, transportasi hijau, dan energi terbarukan,” katanya.
Promosi Potensi Tomohon
Selain mengikuti diskusi dan lokakarya, delegasi Tomohon juga memanfaatkan forum ini untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya lokal, termasuk Tomohon International Flower Festival (TIFF) yang sudah dikenal di mancanegara. Stand pameran yang mereka siapkan menampilkan produk kreatif, kuliner khas, dan dokumentasi event pariwisata unggulan.
Harapan Pasca Forum
Dengan partisipasi di forum ini, Pemkot Tomohon berharap dapat menjalin kerja sama konkret dengan beberapa kota di ASEAN dalam bentuk proyek percontohan, pertukaran teknologi, dan pelatihan SDM. Targetnya, Tomohon dapat mempercepat pencapaian indikator kota berkelanjutan sesuai standar internasional.
“Pembangunan berkelanjutan bukan hanya tren, tetapi kebutuhan untuk memastikan masa depan yang layak bagi generasi mendatang,” tutup Wali Kota.



